PESAN SUFI: JANGAN TIDUR LAGI

PESAN SUFI: JANGAN TIDUR LAGI

Oleh: Jum’an

Dari blog Elisha Goldstein “Rumi’s Secret to Making the Changes You Want” dalam PsychCentral.com. Dr. Elisha Goldstein adalah seorang psikolog klinis dari Los Angeles dan penulis sejumlah buku terkenal dibidang psikologi. Dalam bukunya “The Now Effect: How This Moment Can Change the Rest of Your Life “, Elisha Goldstein menunjukkan bagaimana menggunakan pengaruh “Saat Ini” (yaitu saat antara kita menerima suatu rangsangan dan sebelum kita memberikan respon) untuk membebaskan diri belenggu kebiasaan berfikir dan berperilaku yang tidak menguntungkan kesehatan atau keselamatan kita. Seperti kebiasaan minum, makan terlalu banyak, menyendiri, terlalu banyak menonton TV atau atau kebiasaan berpikir bahwa diri kita lemah dsb. Intinya, buku itu mengajarkan bagaimana menggunakan “saat sekarang ini” (this very moment) untuk mewujudkan perubahan hidup yang permanen. Ambil nafas dalam-dalam beberapa kali, rasakan kehadiran tubuh anda dan ciptakan momen benar-benar fokus (saya, saat ini, disini). Sekarang, baca puisi sufi Maulana Jalaluddin Rumi dari abad ke 13 ini dua kali…

Hembusan angin fajar akan menyampaikan rahasia kepadamu

Janganlah tidur kembali

Mintalah apa yang sungguh-sungguh engkau dambakan

Janganlah tidur kembali

Orang-orang pergi dan kembali melalui ambang pintu – Tempat dua dunia bersentuhan

Pintu itu terbuka lebar

Jangan tidur kembali

Sekarang ini merupakan kesempatan untuk menyadari bahwa kita mulai saat ini dapat melepaskan diri dari kebiasaan berpikir dan berperilaku rutin dengan cara lama yang benar-benar ingin kita rubah. Mungkin selama ini kita telah larut dalam kebiasaan yang merugikan kesehatan dan keselamatan kita seperti contoh diatas tadi. Maulana Rumi mengingatkan kita bahwa “angin subuh mempunyai rahasia yang ingin disampaikan kepada kita. Jangan kembali tidur. ” Mengingatkan kita bahwa sejak waktu pagi, kita bisa menerobos keluar dari kecenderungan kebiasaan kita dan benar-benar tampil dengan sadar. Kita tidak perlu untuk kembali ke yang itu-itu lagi. Apa yang benar-benar engkau dambakan? Ingatkan itu kepada dirimu dan “jangan kembali tidur.”

Tetapi Rumi juga mengingatkan betapa momen-momen datangnya kesadaran dan mengadakan pilihan itu sangat subtil, sangat samar-samar. Kita sudah menyentuh kearifan untuk berubah, “bolak-balik melintas lewat ambang pintu.” Dia mengingatkan kita bahwa ambang pintu ada, terbuka lebar, dalam hati kita bisa merasakannya dan mungkin bahkan mencobanya.

Kadang-kadang dibutuhkan pengingat seperti ini untuk menempatkan kita ke dalam ruang kesadaran di mana kita dapat melihat ambang pintu, melihat harapan, untuk membuat perubahan. Kesadaran sesaat akan kejelasan dan pilihan inilah yang oleh Dr. Elisha Goldstein disebut “efek saat ini” (The Now Effect). Ketika kita memiliki pengalaman membuat perubahan. Ini memungkinkan kita untuk percaya diri bahwa kita memang bisa melakukannya.

Ini menoreh masuk kedalam memori jangka pendek kita dan karena kita sengaja berlatih dan mengulangnya ia akan menjadi terbiasa. Kita masih akan menyeberang bolak-balik melintasi ambang pintu dari waktu ke waktu, tapi lama kelamaan, dengan pengamalan, kita akan lebih terjaga dan makin jarang terlena.

Berikan diri Anda penghargaan untuk melintasi ambang pintu dan “jangan kembali tidur…….”

5 thoughts on “PESAN SUFI: JANGAN TIDUR LAGI

  1. takedisaja said: Kena banget nih pak.Jangan kembali tidur. Mengucapkannya tak semudah penerapannya. :((

    Lebih-lebih saya…..Tetap kalau kita membaca buku The Now Effect atau ketempat praktek Dr. Elisha ada guidancenya. Ini penemuan baru bagaimana menggunakan pengaruh “this very moment” untuk mencapai perubahan. Dr. Goldstein mengagumi puisi Rumi ini karena sesuai dengan penemuan baru itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s