BOHONG BERJAMAAH

BOHONG BERJAMAAH

Oleh: Jum’an

Sebuah kolom berjudul Amerca’s Top Liars dalam majalah Newsweek bulan April 2011 membahas tentang gelombang kebohongan massal dan disengaja disemua lapisan masyarakat yang dirasakan sebagai wabah nasional dan merusak peradaban Amerika. Tulisan itu disarikan dari buku berjudul Tangled Web (Jaringan Kusut) yang ditulis oleh Editor Wall Street Journal dan pemenang hadiah Pulitzer, James B Stewart. Buku itu memuat berbagai kebohongan yang dilakukan dibawah sumpah dipengadilan oleh tokoh olah raga, politisi, selebriti, media, tokoh bisnis, dan penasehat presiden yang seharusnya menjadi tokoh kepercayaan bukan penjahat. Diantaranya, mungkin anda pernah mendengar: Barry Bonds, pemain baseball terkenal San Fransisco Giants yang terlibat skandal steroid, Bernard Madoff tokoh keuangan Wall Street dan NASDAQ dengan 11 bohong berat sampai akhirnya dijatuhi hukuman 115 tahun penjara dan denda 17 milyar dollar, Lewis Libby penasehat politik utama Gedung Putih dan masih banyak lagi. Amerika telah kehilangan hakekat dan kesungguhan, kata JB.Stewart.

Amerika, Indonesia, anda dan saya akan kehilangan hakekat dan tidak berharga kalau tidak bisa lagi dipercaya, tidak bisa diandalkan. Dapat dipercaya merupakan faktor penting untuk membangun reputasi dalam segala bidang. Dari penjaga pintu kereta sampai pilot pesawat, dari makelar sampai jaksa, dari dokter sampai dai dan politisi. Juga para online sellers; pokoknya semua bidang kehidupan. Kita tidak mungkin memiliki reputasi yang baik kalau kita tidak dapat dipercaya. Dapat dipercaya pada dasarnya sangat sederhana dan dapat diucapkan dengan satu kalimat saja: Katakan apa yang akan anda lakukan dan kemudian melakukannya. Sayang dalam kenyataan tidak sesederhana itu. Bahkan kegagalan untuk menindaklanjuti apa yang kita katakan sudah menjadi sikap yang dominan dalam kehidupan sekarang sampai-sampai kita tidak sadar waktu melakukannya. Padahal asas perlunya kepecayaan penuh berlaku untuk semua pekerjaan dan posisi penting dimuka bumi.

Dimuka bumi ini terlalu banyak bencana, terlalu banyak orang menderita, telalu banyak orang kelaparan dan sekarat, sehingga sangat kontras kalau kita membiarkan pekerjaan dan posisi-posisi penting dipegang oleh orang-orang yang tidak dapat dipercaya penuh. Dapat dipercaya bukanlah ukuran prestasi tapi akhlak. Bisa saja kita gagal menjalankan tugas, tetapi kita tetap dapat dipercaya kalau memang jelas duduk perkaranya. Akhlak terpercaya juga merupakan syarat penting untuk mencapai kemerdekaan. Dengan membuktikan diri dapat dipercaya, diandalkan dan mampu memenuhi kewajiban, sudah selayaknya seseorang mendapatkan kemerdekaan yang lebih besar. Dapat dipercaya artinya mau menerima tanggung jawab penuh untuk suatu tujuan, menyelesaikannya sampai tuntas dan mempertahankan hasilnya. Walhasil kepercayaan itu bukan saja tuntutan masyarakat tetapi juga tuntutan Alloh. Kalau boleh saya sadur arti surat Ash-Shaaff ayat 2-3, dalam bahasa Betawi begini: “He lu orang-orang yang beriman pade, kenape lu ngomongin perkare yang lu kaga bise lakonin. Alloh bener-bener kaga demen ame lu semue yang nyerocos padahal lu pade ogah ngelakonin !!!” (Mohon maaf seperti khotbah…, sekedar peringatan buat kita semua terutama saya)

Iklan

3 tanggapan untuk “BOHONG BERJAMAAH

  1. Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.Terimakasih sharingnya, Pak Jum’an.Fakta yg terjadi: bohong yg pertama itu terkadang menjadi pintu masuk kejahatan besar lainnya, ketika bohong yg kedua dipakai untuk menutupi kebohongan yg pertama.

  2. jumanb said: Dapat dipercaya bukanlah ukuran prestasi tapi akhlak. Bisa saja kita gagal menjalankan tugas, tetapi kita tetap dapat dipercaya kalau memang jelas duduk perkaranya.

    Ini kata kunci yg penting banget Pa. Tapi pigimane ye aye nerapinnye ke pegawai:))Kalo surat Ash-Shaaff itu pas banget buat saya … supaya bisa walk the talk! Thanks Pa for the reminder …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s