POOR POORER RICH RICHER

POOR POORER RICH RICHER

Oleh: Jum’an

Mas Untung kalau ditanya mau kemana, jawabnya selalu sama yaitu mau pulang kerumah Pak Modal. Jangan heran karena dia memang anaknya. Tak ada untung kalau tak ada modal. Kalau ada modal lima ratus ribu rupiah, kita bisa membeli beras satu kwintal lalu kita jual enam ratus ribu. Pak Modal sambil duduk-duduk dirumahnya menugaskan lima lembar uang ratusan ribunya supaya bekerja. Sesudah selesai mereka pulang enam lembar. Kalau besok ia suruh lagi mereka berenam itu bekerja, tentu akan pulang tujuh atau delapan lembar. Sementara itu Pak Fakir harus membakar dua ribu kalori karbohidrat untuk ditukar hanya dengan dua puluh ribu rupiah sebagai upah pikul. Pak Modal membeli beras sekarung dengan harga empat ribu rupiah perkilo, sedang Pak Fakir membeli sekantong plastik dengan harga enam ribu rupiah perkilo. Orang miskin hanya membeli sedikit dengan harga eceran yang jauh lebih mahal dibanding dengan orang kaya yang membeli tunai dalam jumlah yang banyak. Yang kaya tambah kaya yang miskin tambah miskin.

Meskipun gambaran itu sederhana sekali dan tidak selalu benar, bukti statistik di Jerman menunjukkan bahwa antara tahun1991 – 2005 keadaan disana memang demikian adanya. (Otto Meyer: How the rich become richer and the poor become poorer). Kalau mau dibahas dengan mendalam dalam skala yang lebih luas tidak akan ada titik temunya karena perbedaan sistim dan aliran ekonomi yang dianut para pembahasnya. Pendukung kapitalisme menganggap kalimat yang kaya tambah kaya dan yang miskin tambah miskin adalah contoh dari kepercayaan yang sesat, sedangkan mereka yang anti kapitalis menganggapnya sebagai fakta yang nyata dan cacat bawaan kapitalisme. Versi lain yang lebih sinis berbunyi: yang kaya makin banyak harta yang miskin makin banyak anak.

Terlepas dari kapitalis atau sosialis, sebenarnya poor poorer dan rich richer mudah dimengerti dengan logika sederhana. Orang kaya mempunyai bekal sedangkan orang miskin kurang atau sama sekali tidak punya untuk memulai hidup yang baik. Sementara anak kaya belajar di sekolah, anak miskin bermain dijalanan karena tidak bisa sekolah. Anak kaya pulang kerumah yang nyaman berkamar bersih dan sejuk enak untuk belajar. Makan malamnya bergizi bangun tidur pagi segar bugar. Anak miskin pulang bermain kerumah pengap dan kumal, makan malam tidak kenyang bangun pagi lemah dan lesu.

Orang kaya menanmkan uangnya untuk berbisnis yang mendatangkan laba ber lipat ganda sementara orang miskin menaruh uangnya didalam tabungan di bank dengan bunga yang hanya sekecrit. Takut berbisnis kalau-kalau uang yang pas-pasan itu malah hilang. Orang kaya akan melahirkan anak kaya dan orang miskin melahirkan anak miskin. Begitu dari generasi ke generasi. Banyak benar dan tidaknya tetapi orang miskin kalau tidak menggunakan otak dan nyalinya untuk bangkit dan berontak memperbaiki nasib, akan tetap miskin selamanya. Mari rebut seisi dunia seolah kita akan hidup abadi. Tetapi jangan lupa akhirat. Siapa tahu kita mati besok pagi.

6 thoughts on “POOR POORER RICH RICHER

  1. Belakangan ini ada muncul Law of Attraction yang bilang bahwa orang kaya akan terus kaya karena ia selalu berpikir dan merasa kaya. Sedang orang miskin dapat terus miskin karena ia selalu berpikir dan merasa miskin.

  2. Yups…bener banget pak…ketimpangan dlm hidup memang kan selalu ada…mirip yin-yang ada si kaya n ada si miskin, ada yg bodoh n ada juga yg terpelajar…dsb…jika tdk ada si miskin maka tdk akan ada si kaya….sesungguhnya miskin atau kaya itu tdk dapat diukur dgn harta atau materi sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Yang dimaksud kaya itu bukan saja kekayaan karena banyaknya harta benda, melainkan yang disebut kaya sebenarnya ialah kaya hati (tenangnya jiwa)” (HR. Bukhori dan Muslim), materi atau harta itulah yg sering dijadikan tolok ukur di zaman sekarang, buat apa banyak harta tp hati sll gelisah, was2, tdk tenang n hidupnya sll dlm ketakutan…tdk ada salahnya jd orang miskin asal pandai bersyukur n bersabar…yg paling enak seh hidup kaya di dunia n mati masuk surga..iya ga pak Juman???afwan kl kepanjangan…^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s