SAYA JAMLIKUN – GURU MADRASAH

SAYA JAMLIKUN – GURU MADRASAH

Oleh Jum’an Basalim

Kalau saja dulu ibu saya yang guru ngaji menolak lamaran duda pendatang itu, saya sekarang bukanlah saya yang ini. Saya yang sekarang terdampar di kebonkacang dan berkantor di rawamangun telah menempuh lorong kehidupan yang panjang dan berliku-liku bukan lurus dan lempang saja. Tidak selempang dalil Pythagoras -panjang sisi miring sama dengan akar jumlah kuadrat dua sisi yang lain. Banyak lorong yang urung saya tempuh; karena gelap, karena sempit, karena ajakan atau paksaan orang lain.

Kalau saja ayahku bukan duda pendatang itu, saya mungkin dinamai Jamlikun bukan Jum’an seperti sekarang. Ada kemungkinan saya ikut dengan sepupu saya nyantri dipondok Lirboyo atau Tambak Beras di Jawa Timur dan sepulangnya saya menjadi guru ngaji seperti ibu saya atau jadi guru madrasah. Pantas juga klau saya lalu menikahi Siti Komsiah anak Dul Kohar tetangga saya waktu itu. Tapi lorong itu tidak saya tempuh.

Kalau saja saya ikuti keinginan nenek saya untuk menjaga sepetak sawah dan pekarangan sepeninggal dia, saya pasti berakhir sebagai seorang petani di grumbul Gebang pelosok Cilacap sana. Itupun tidak saya tempuh. Nasib menyeret saya masuk SD , SMP dan SMA membaurkan saya dengan anak-anak kota.

Kalau saja saya memilih fakultas kedokteran bukan fakultas teknik seperti yang saya lakukan, barangkali sekarang saya tidak tinggal di Kebonkacang dan berkantor di rawamangun, tapi di kebayoran baru dengan hasil praktek dokter dua juta sehari. Tapi itu pun tidak saya tempuh meskipun saya diterima di fakultas kedokteran waktu itu.

Banyak sekali lorong yang saya tinggalkan yang kalau saya tempuh, saya sekarang bukan saya yang ini. Saya sungguh tidak tahu besok mau ada apa dan dimana saya akan berakhir seperti kata surat Luqman ayat terakhir…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s